07.30

“kita harus mencintai tiap jengkal hari yang buruk, itu juga bagian dari bertumbuh.”

di luar gerimis, tapi siapa yang peduli? saat ini yang kulakukan hanya menatap tak sudi ke luar jendela. semalaman aku sudah frustrasi tentang, “bisa gak ya hari ini terlewati?” lalu akhirnya tertidur sambil berharap besok akan terlewati dengan baik seperti biasanya. bagi orang orang yang terlalu takut mati seperti kita,  memang tidak ada pilihan lain selain bertahan dan bertumbuh.

kalau bukan karena keyakinan bahwa suatu hari nanti hidup akan membaik, siapa juga yang sudi terseok seok menghadapi hari hari yang luar biasa melelahkan ini? tapi mungkin aku hanya sedang berburuk sangka bukan semesta yang tidak adil, tapi aku yang terlalu fokus pada satu kegagalan setelah diberi berjuta juta kemenangan. kalau kata daniel caesar, who knows? tapi mungkin benar, aku yang kurang bersyukur.

tapi apa pun itu, semoga langkah kita selalu dikuatkan, dan semua harapan yang malu malu kita bisikkan saat sujud kembali membumi di waktu yang paling tepat 


Komentar